Bab 57: Pernikahan Ini, Sudah Seharusnya Berakhir!
Qin Guangyao tampak ingin bicara, tapi urung. Ia merasa sangat bersalah. Karena kelemahan dirinya, putrinya yang masih belia harus berdiri membelanya.
Ekspresi Sun Yun membeku. Ia menoleh memandang Wang Weiren. Sementara ibunya serta keluarga kakaknya semuanya sudah berlari ke lantai atas, berbaris di sudut tangga.
Wang Weiren melirik Qin Qing dengan penuh kewaspadaan. Kebencian di matanya hampir saja memadat menjadi nyata. Namun, sebagai orang yang sudah lama berkecimpung di dunia luar, ia sangat pandai menutupi niatnya. Ia tersenyum lembut pada Sun Yun dan berkata, "Kalau begitu, aku pamit dulu. Uruslah masalah ini dengan baik."
"Kak Wang..."
"Jangan khawatir, aku ada di mobil di luar."
Wang Weiren bahkan masih sempat memaksakan senyum pada Qin Qing. Ia berkata, "Xiao Qing, aku tahu kau masih muda, sedikit emosional, Paman Wang tidak akan menyalahkanmu."
Saat mengucapkan itu, dalam hatinya ia justru menertawakan. Gadis ini, hanya karena sedikit lebih berani dan kuat saja. Namun, tetap saja terlalu muda dan polos. Kudengar sekarang pun dia masih bersekolah di SMA Ancheng. Hmph, ia punya banyak cara untuk memberinya pelajaran! Membuatnya menyesali semua ucapan hari ini!
Akhirnya, Wang Weiren pun keluar.
Tentu saja Qin Qing sudah sangat paham apa yang sedang direncanakan orang itu. Sebenarnya, andai Sun Yun tak menyusahkan Qin Guangyao di masa depan, ia tak peduli wanita itu mau hidup mesra dengan Wang Weiren di mana pun. Tapi kalau memang mereka sengaja mencari masalah, baiklah, karakter seorang ratu adalah, kalau lawan datang mencari pukulan, maka harus dihajar! Tidak pukul, rugi! Paman Wang? Memangnya dia pantas jadi pamannya?
Kini, di ruang tamu hanya tersisa mereka bertiga. Suasananya terasa menekan tanpa alasan. Orang-orang di atas pun tak berani turun.
Qin Qing langsung duduk di sofa, menyilangkan kaki, kedua tangan bertumpu di lutut. Ia memandang datar ke arah Qin Guangyao, "Ayah ingin bercerai?"
Tatapan tajam Sun Yun langsung mengarah ke Qin Guangyao. Awalnya, ia memang tak ingin bercerai, namun situasinya sudah seperti ini... Ia juga tahu Wang Weiren bukan orang yang mudah dihadapi. Ditambah lagi, Qin Guangyao pun sudah sangat kecewa dengan Sun Yun dan keluarganya. Bertahun-tahun ia terus mengalah, selalu menuruti keinginan mereka, namun akhirnya ia tetap saja diperlakukan seperti ini.
Semua salah dirinya yang terlalu lemah. Membiarkan hidupnya menjadi sehancur ini.
Akhirnya, Qin Guangyao mengangguk tanpa kata. Melihat ayahnya mengangguk, Qin Qing pun merasa lega. Ia khawatir si tukang cengeng itu akan tetap nekat. Andaikan ia menolak bercerai, urusannya bakal lebih rumit. Sun Yun dan seluruh keluarganya, menurut Qin Qing, benar-benar tak layak membuat ayahnya bertahan. Perceraian ini seharusnya sudah lama terjadi!
Karena sudah satu pendapat soal bercerai, Qin Qing pun mengangguk ringan, mengeluarkan kertas dan pena, lalu dengan cekatan mulai merinci seluruh harta keluarga saat ini.
Mata Sun Yun membelalak, "Apa yang kau lakukan?!"
"Perceraian harus disertai pembagian harta. Lebih baik dibagi dulu, supaya besok saat kalian ke kantor urusan sipil, prosesnya bisa lebih cepat."
Sun Yun terdiam. Memang benar begitu adanya. Tapi mendengar ucapan itu dari mulut putrinya... sedingin itu, seakan-akan biasa saja, tetap saja terasa ada yang tidak beres! Benar-benar, ia sudah membesarkan anak yang tak tahu terima kasih!
Setelah semuanya selesai dirinci, Qin Qing menatap Sun Yun dan berkata, "Kau punya dua pilihan. Pertama, keluar dari rumah tanpa membawa apa-apa."
"Tidak mungkin!" Sun Yun berteriak, suaranya melengking. "Tanpa bantuan keluargaku dulu, Qin Guangyao itu hanya gembel, mana mungkin bisa hidup senyaman sekarang! Belum lagi, banyak harta yang takkan ada tanpa uang dari keluarga kami, restoran itu pun tidak akan berdiri! Kenapa aku harus pergi dengan tangan kosong?"