Bab 41 Gadis Kecil Itu Benar-Benar Keren dan Hebat!
"Apa maksudnya tong minyak?" tanya seseorang dengan penasaran dari kerumunan.
Zhang Feng langsung menebak sesuatu.
Ternyata kemenangan Qin kecil dalam perlombaan ini tidak semudah yang dibayangkan?
Karena alat pengambilan gambar dari udara rusak, mereka sebenarnya tidak tahu kondisi para pembalap di paruh kedua perlombaan. Awalnya mereka mengira Qin Qing, yang memang sudah memimpin dari awal, terus berada di depan hingga akhirnya menjadi yang pertama tiba di garis akhir. Siapa sangka ternyata ada urusan tong minyak di dalamnya?
Banyak orang cepat memahami situasinya, mereka segera menyadari apa yang terjadi. Tatapan mereka pun berubah menjadi rumit saat menatap Tan Weiye.
Tao Yi bahkan lebih paham lagi, ia juga mengerti mengapa tiba-tiba alat pengambilan gambar dari udara itu bisa rusak. Sampai sekarang pun belum diperbaiki! Semua ini ulah Tan Weiye!
Sebenarnya Tao Yi tak peduli jika Tan Weiye ingin berbuat licik. Tapi sudah curang dan tetap saja gagal? Memalukan sekali, sebaiknya jangan muncul lagi untuk mencari masalah.
Di wajah Tao Yi yang tampak santun, terselip senyuman berbahaya. Namun nadanya tetap datar, "Kakak Tan, perlombaannya sudah selesai."
Tan Weiye terdiam.
Ia mungkin bisa menyinggung siapa saja, tapi tidak untuk Tao Yi. Satu-satunya orang yang tidak boleh ia musuhi adalah Tao Yi.
Tao Yi mampu berdiri tegak membangun Asosiasi Balap Mobil di beberapa kota, bukan semata-mata karena dirinya. Yang menakutkan adalah kekuatan di belakangnya. Tao Yi juga punya hubungan erat dengan tokoh-tokoh penting di tim balap profesional.
Tan Weiye hanya bisa menahan semua amarahnya, diam tak berkata.
Ia memang mundur, tapi Qin Qing tidak berniat melepaskannya begitu saja. Dendam seorang ratu tak pernah menunggu malam berganti.
Ia melangkah mendekati Tan Weiye, suaranya dingin, "Sepertinya kau tidak pernah mengindahkan peringatanku yang sebelumnya."
Tan Weiye merasa tenang karena tidak ada bukti atas perbuatannya, jadi ia merasa aman. Lagipula, gadis itu baik-baik saja! Sialnya, bahkan berhasil merebut juara pertamanya!
Tan Weiye mendengus dingin, "Aku tidak mengerti apa yang kau maksud."
Qin Qing berkata, "Kau akan segera mengerti."
Tan Weiye kembali mendengus, lalu berbalik pergi bersama teman-temannya.
Namun sudut bibir Qin Qing justru terangkat ringan.
Beberapa menit kemudian, mobil Xiao Jin dan Lu Yu tiba satu per satu di garis akhir.
Xiao Jin turun lebih dulu, bertanya pada semua orang, "Siapa yang juara?"
Orang-orang di sekitarnya langsung menjawab, "Qin Qing! Gadis itu keren dan luar biasa!"
Lu Yu yang datang selangkah di belakang, terkejut bukan main.
Ia buru-buru bertanya pada salah satu orang itu, "Serius? Dia juara? Dia tidak terluka?"
Orang yang ditanya tampak kebingungan.
Pemuda itu adalah yang tadi ingin memotret Qin Qing. Ia berkedip, tampak polos.
"Siapa bilang dia terluka? Dia menang, dapat hadiah, lalu pergi bersama Kakak Feng dari bengkel."
Lu Yu tertegun.
Ia segera mengambil kunci mobil, lalu melaju menuju bengkel Zhang Feng.
Saat tong minyak terguling tadi, Lu Yu sempat mengira mobil Qin Qing tertabrak dan jatuh. Ia buru-buru menginjak rem dan berhenti, tapi setelah mencari-cari, tidak menemukan mobil Qin Qing. Ketika Xiao Jin menyusul, ia pun kembali ke mobil. Anehnya, bagaimana adik tingkatnya itu bisa lolos dari tong minyak? Jangan-jangan, ia bisa memperagakan jurus meringankan tubuh bersama mobilnya?
Lu Yu benar-benar penasaran, ia langsung menuju bengkel mobil Zhang Feng.
Sementara itu, kerumunan perlahan membubarkan diri, jalan pegunungan Linlang kembali sunyi. Hanya sesekali burung malam melintas.
Di jalan raya yang sepi, lampu jalan memancarkan cahaya temaram, membuat segalanya terlihat samar.
Terdengar langkah kaki mendekat dari kejauhan, lalu berhenti.
Seorang pria berbalut mantel hitam, berhenti tepat di jalan tempat mobil Qin Qing sempat melayang.
Ia berjongkok, menyentuh tanah berpasir, lalu mendekatkannya ke hidung.
Ia menghirupnya.
Di matanya tampak cahaya penuh gairah.
"Benar saja, ini aroma fluktuasi energi!"